SISTEM DRAINASE

Karena sekarang sudah masuk “musim hujan” ayo… kita belajar tentang sistem drainase untuk bisa menghindari banjir ketika hujan!!!

Melihat sekarang sudah masuk musim hujan dan semakin berkembangnya suatu daerah, lahan kosong untuk meresapkan air secara alami akan semakin berkurang. Permukaan tanah tertutup oleh beton dan aspal, hal ini akan menambah kelebihan air yang tidak terbuang. Kelebihan air ini jika tidak dapat dialirkan akan menyebabkan genangan. Dalam perencanaan saluran drainase harus memperhatikan tata guna lahan daerah tangkapan air saluran drainase yang bertujuan menjaga ruas jalan tetap kering walaupun terjadi kelebihan air, sehingga air permukaan tetap terkontrol dan tidak mengganggu pengguna jalan.

Drainase atau pengatusan adalah pembuangan massa air secara alami atau buatan dari permukaan atau bawah permukaan dari suatu tempat. Pembuangan ini dapat dilakukan dengan mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Irigasi dan drainase merupakan bagian penting dalam penataan sistem penyediaan air di bidang pertanian maupun tata ruang.
Dalam lingkup rekayasa sipil, drainase dibatasi sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan/atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal sesuai dengan kepentingan. Dalam tata ruang, drainase berperan penting untuk mengatur pasokan air demi pencegahan banjir. Drainase juga bagian dari usaha untuk mengontrol kualitas air tanah.

Secara pengertian, drainase adalah prasarana yang berfungsi mengalirkan kelebihan air dari satu tempat ke tempat lain, misalnya wadah air, baik yang alamiah maupun buatan. Kelebihan air kemudian dilanjutkan menuju laut, sungai, danau, sumur dan saranan resapan lainnya. Untuk itu, diperlukan sistem drainase yang baik, khususnya di kawasan yang ramai penghuni seperti perumahan maupun perkampungan.

grill-manholecover.com

Drainase merupakan salah satu fasilitas dasar yang dirancang sebagai sistem guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan merupakan kompenen penting dalam perencanaan kota(perencanaan infrastruktur khususnya).Drainase secara umum didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari usaha untuk mengalirkan air yang berlebihan dalam suatu konteks pemanfaatan tertentu. Drainase berasal dari bahasa Inggris drainage yang mempunyai arti mengalirkan, menguras, membuang, atau mengalihkan air. Secara umum, sistem drainase dapat didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan/atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal.

Drainase memiliki peran yang sangat penting di kawasan berpenghuni. Sistem drainase yang baik membantu mencegah banyak persoalan, seperti mengurangi kemungkinan banjir, mengendalikan permukaan air tanah, erosi tanahm dan mencegah kerusakan jalan dan bangunan yang ada. Sistem drainase bisa dikatakan baik apabila bisa berhubungan secara sistematik antara satu dengan yang lainnya, yang bertujuan agar air mengalir atau berjalan dengan baik.

Dilihat dari cara terbentuknya, drainase terbagi menjadi dua, yakni drainase alam dan drainase buatan :

  1. Drainase alam terbentuk akibat gerusan air yang membentuk jalan air permanen seperti sungai
  2. drainase buatan yaitu saluran atau bangunan khusus yang dibuat oleh manusia. Konstruksinya bisa mirip dengan drainase alami, namun keunggulannya mampu dibentuk menyesuaikan kebutuhan.

Adapun secara konstruksi, sistem drainase terbagi menjadi dua jenis, yaitu saluran tertutup dan saluran terbuka. Saluran tertutup umumnya dipakai untuk mengaliri air kotor. Saluran seperti ini sering ditemui di perumahan atau pemukiman. Sementara saluran terbuka, meski memiliki fungsi yang relatif sama, lebih cocok digunakan untuk meneruskan drainase air hujan (menampung volume air besar).

Kegunaan dengan adanya saluran drainase ini antara lain:

  1. Untuk mengurangi kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehigga lahan dapat difungsikan secara optimal.
  2. Sebagai pengendali air kepermukaan dengan tindakan untuk memperbaiki daerah becek, genangan air/banjir.
  3. Menurunkan permukaan air tanah pada tingkat yang ideal.
  4. Mengendalikan erosi tanah, kerusakan jalan dan bangunan yang ada.
  5. Mengendalikan air hujan yang berlebihan sehinga tidak terjadi bencana banjir.
  6. Mengeringkan bagian wilayah kota yang permukaan lahannya rendah dari genangan sehingga tidak menimbulkan dampak negative berupa kerusakan infrastruktur kota dan harta benda milik masyarakat.

BMKG telah mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020.

Diprediksikan, sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir bulan Oktober-November 2020.

Sumber :
1.https://id.wikipedia.org/wiki/Drainase
2.https://citraraya.com/drainase-kawasan-perumahan/
3.http://repository.lppm.unila.ac.id/7519/1/SISTEM%20DRAINASE%20SALURAN%20TERBUKA.pdf
4.https://jabar.tribunnews.com/2020/09/22/kapan-musim-kemarau-berakhir-dan-musim-hujan-2020-di-indonesia-mulai-begini-penjelasan-lengkap-bmkg